Baca Buku Elektronik Gampang dan Gratis: iJakarta

11:20:00 AM

Sabtu itu saya lagi main ke Perpustakaan Buku Berkaki di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta Pusat. Kak Icha ngasih tahu kalau sekarang ada loh aplikasi buat pinjam buku elektronik online dari Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DKI Jakarta: iJakarta. Saya langsung buru-buru download aplikasinya dan mencoba mendaftar pakai akun facebook dan tada~ langsung bisa pinjam buku!

"iJakarta merupakan aplikasi Perpustakaan Digital (ePustaka) yang dilengkapi dengan reader untuk membaca eBook dan fitur-fitur media sosial, dikembangkan dalam beberapa sistem operasi sehingga bisa digunakan untuk berbagai perangkat komputer dan telepon pintar dengan cara online dan offline."

Ah, suka banget sama applikasi satu ini. Pertama, proses meminjam dan mengembalikan buku gampang banget. Buat pinjam buku, kita bisa langsung search dan pinjam. Tapi jumlah kopian yang dipinjamkan itu terbatas. Jadi kalau bukunya udah habis dipinjam orang, kita harus sabar masuk waiting list. Kalau bukunya pas tersedia, kita bisa langsung download dan baca. Kita bisa baca di PC, smartphone, atau tablet. Semuanya bisa disingkronisasi juga. Jadi daftar buku yang kita baca lewat PC tetap ada di daftar buku smartphone asalkan kita masuk dengan akun yang sama. Kemudian, buku-buku yang sudah selesai kita baca (atau gak jadi pengen baca) bisa langsung dikembalikan dengan memilih 'return' ataupun nanti bukunya akan langsung ditarik dari rak buku kita (jadi buknya hilang dari rak 'current' kita, pindah ke rak 'history'). Dengan sistem itu, gak ada lagi yang namanya denda kalau telat balikin buku hahaha.

website iJakarta
Kedua, pilihan bukunya lumanyan banyak dan banyak buku-buku bagus dari berbagai genre. Dari sejarah, fotografi, fiksi, buku pelajaran (BSE), dan segala macam deh. Saya baru habis baca Di Tanah Lada karya Ziggy Z rekomendasi kak Icha yang memang bagus dan saya rekomendasiin juga buat kalian hehe. Terus sekarang lagi baca Amba: Sebuah Novel karya Laksmi Pamuntjak dan udah pinjem tapi belum baca Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan. Oh ya, ada juga rilisan peraturan atau kebijakan pemerintah yang dimuat disini. Ada semacam kanalnya gitu.

Applikasi iJakarta
Ketiga, bisa pinjam kapan saja dan dimana saja asalkan ada koneksi internet. Kalau lagi suntuk nunggu dan gak bawa bacaan, this is such a magic! Hahaha. Tinggal buka applikasinya, download, baca deh. Ukuran file downloadnya juga gak besar kok, sekitar 2-6 Mb. Seukuran mp3 bajakan yang mungkin sering kalian download :p 

Keempat, bisa baca offline setelah download bukunya. Jadi applikasinya gak bikin boros kuota atau boros baterai karena gak harus terhubung ke internet terus. Saya paling suka download pas pulang kantor, terus baca di kost sampai ngantuk hehe.

Kelima, applikasi ini enable me to read more books in a month! Saya bukan orang yang rajin beli buku fisik, belakangan paling cuma 1 bulan sekali melipir ke Gramed atau Paperclip buat beli 1-2 buku. Such a shame, memang. Huhu. Kalau dulu di Bali lumayan lebih banyak baca soalnya tinggal ambil buku-buku kak Inda yang super banyak. Nah, sekarang gara-gara iJakarta ini nih, saya bisa  lagi pinjam buku segampang ambil di rak buku kak Inda. Tinggal minta rekomendasi kakak atau lihat review di Goodreads langsung deh meluncur download bukunya. Di minggu awal Desember ini udah mau habis 3 buku aja. Biasanya 1 buku juga belum tentu kelar :( 

Tampilan bacaan di layar iphone
Oh ya, ngomongin soal rekomendasi, ijakarta juga memfasilitasi para pembacanya buat bisa reading socially. Jadi lewat applikasi ini kita bisa share buku yang lagi dibaca ke sosmed lain seperti Facebook. Ada juga semacam level-level pembaca gitu, dari newbie sampai apa ya lupa. Kalau saya masih di newbie hahaha. Seru kaaan.

Tapi di balik kesenangan-kesenangan yang dibawa ijakata, memang sih banyak juga buku-buku bagus yang belum tersedia di iJakarta, makanya applikasi tersebut juga punya fitur 'donate' buat mendonasikan buku elektronik yang kita punya. Satu lagi yang jadi masalah buat applikasi ini adalah buku yang sudah di-download kadang hilang jadi harus di-download kembali sebelum baca offline huhu. Semoga ke depan applikasi ini bisa lebih stabil dan smooth :)

Seru banget, kayak bahagia gitu, Pinjam buku sekarang gak harus susah-susah datang ke perpustakaan, gak usah repot datang buat balikin lagi. Seneng sekarang ada alternatif aplikasi yang bermanfaat buat dibuka pas lagi suntuk. Seneng BPAD DKI Jakarta ternyata ikutan berinovasi dengan perpustakaannya dan ini bermanfaat banget (bahkan buat saya yang cuma numpang hidup di Jakarta hehe). Terima kasih BPAD DKI Jakarta! Semoga segera disusul daerah-daerah lain juga inovasinya :)

Epicentrum, 08/12/2016 11:20


You Might Also Like

0 comments